Esai

Paradoks Kesepian di Era Serba Terhubung: Merajut Kembali Jiwa yang Terasing Melalui ‘Uzlah Modern

Oleh: Muhammad Fikri Al-Ghifari (Mahasiswa Prodi Tasawuf & Psikoterapi) Kita hidup di zaman yang paling terhubung dalam sejarah peradaban manusia. Cukup dengan satu sentuhan jempol, kita dapat menyapa kerabat di seberang benua, melihat aktivitas teman sebayanya secara real-time, hingga bergabung dalam jejaring komunitas global. Namun, di balik riuk rendah konektivitas digital tersebut, masyarakat modern justru […]

Paradoks Kesepian di Era Serba Terhubung: Merajut Kembali Jiwa yang Terasing Melalui ‘Uzlah Modern Read More »

Menjinakkan Overthinking: Integrasi Praktik Muraqabah dan Mindfulness dalam Mengelola Kecemasan Masa Depan

Oleh: Nabila Aulia Rahmah (Mahasiswa Prodi Tasawuf & Psikoterapi) Pernahkah Anda terbangun di tengah malam, lalu pikiran Anda dipenuhi oleh skenario buruk tentang masa depan yang belum tentu terjadi? Pertanyaan-pertanyaan seperti “Bagaimana jika saya gagal?”, “Bagaimana jika karir saya stagnan?”, atau “Bagaimana jika keputusan yang saya ambil salah?” berputar tanpa henti seperti roda komidi putar

Menjinakkan Overthinking: Integrasi Praktik Muraqabah dan Mindfulness dalam Mengelola Kecemasan Masa Depan Read More »

Merawat Jiwa di Era Serba Cepat: Mengurai Burnout Modern Melalui Perspektif Tazkiyatun Nafs

Oleh: Fulan (Mahasiswa Prodi Tasawuf & Psikoterapi) Kehidupan abad ke-21 ditandai oleh satu kata kunci: kecepatan. Kita hidup dalam era di mana efisiensi dijunjung tinggi, kesuksesan diukur dari sejauh mana seseorang mampu memproduksi hasil, dan media sosial secara konstan memamerkan pencapaian orang lain. Dampaknya, generasi hari ini rentan mengalami apa yang dalam istilah psikologi modern

Merawat Jiwa di Era Serba Cepat: Mengurai Burnout Modern Melalui Perspektif Tazkiyatun Nafs Read More »